Saturday, 4 June 2011


Mengenal Sosok Astrid Ellena


Kapanlagi.com - Perhelatan Miss Indonesia membawa nama Astrid Ellena menjadi dikenal publik Indonesia sejak gadis ayu ini terpilih sebagai Miss Indonesia 2011. Lalu siapakah Astrid Ellena?
Mahasiswi Hubungan Internasional UPH kelahiran 8 Juni 1990 ini dikenal sebagai sosok yang open minded dan punya keinginan kuat untuk menjadi yang terbaik. Ambisinya meraih mimpi ini ditunjukkan dalam ajang kompetisi lokal di lingkungan akademisnya, dan sukses meraih juara Miss UPH (Universitas Pelita Harapan) dan Miss Photogenic UPH pada 2009.
Masa kecil yang pernah dilaluinya di Maryland, Amerika Serikat membuat gadis kelahiran 8 Juni 1990 ini menjadi seseorang yang berani dan bisa menerima perubahan untuk meraih cita-cita dan kehidupan yang lebih baik.
Ajang Miss Indonesia pun adalah salah satu pilihannya untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik, tentu bukan dari segi materi, tapi meraih salah satu impiannya untuk menjadi duta budaya Indonesia di mata dunia, dan mimpi itu bisa diwujudkannya melalui pemilihan Miss Indonesia 2011.
Untuk meraih mimpunya, gadis yang biasa disapa Ellen ini pun membekali dirinya dengan penguasaan tiga bahasa yang paling banyak digunakan di dunia, yaitu Inggris, Mandarin dan Spanyol.
Ellen mengaku menguasai bahasa Spanyol dan Inggris saat dia tinggal dan melewati masa-masa SMAnya di Maryland sekitar tahun 2004-2008, sementara kemampuan bahasa Mandarin dia dapat dengan mengikuti les dan juga bahasa tambahan di kampus UPH.
Tentu bekal bahasa ini mampu membawa Ellen berkomunikasi lebih luwes lagi saat mewakili Indonesia di ajang Miss World ke-60 yang digelar pada 6 November mendatang di London, Inggris.
Di luar kemampuan bahasa, penampilan yang luwes, attitude baik selama masa karantina, anugerah Miss Kulit Sehat dan juga Miss Favorit pilihan penonton, Ellen juga pribadi yang cerdas. Ini terlihat saat gadis bertinggi badan 170cm ini bisa memberikan jawaban singkat, padat dan terbaik lewat pertanyaan penentuan oleh ketua dewan juri Miss Indonesia 2011, Liliana Tanoesoedibjo, yaitu: Dalam opini Anda, hal apakah yang paling penting harus dilakukan oleh wanita dalam hidupnya?
Ellen pun mampu memberikan jawaban yang mencuri perhatian juri: "Wanita perlu mengedepankan harkat, martabat, dan integritas. Menjadi seorang ibu adalah hal terindah karena dari rahimnya terlahir generasi penerus bangsa. Apalagi surga berada di telapak kaki ibu."
Ellen bisa menunjukkan dirinya sebagai wanita dan pribadi yang layak mewakili Indonesia di ajang Miss World 2011. Congrat and Bravo Ellen!     (kpl/rit)

Wednesday, 1 June 2011


Lagu Kupinang Kau Dengan Bismillah Single Ungu & Rossa Religi Lagu Kupinang Kau Dengan Bismillah Single Ungu & Rossa Religi



Kapanlagi.com - Dalam penggarapan single religi terbarunya, Ungu menggandeng penyanyi Rossa untuk berkolaborasi. Lagu religi yang kabarnya diberi judul Kupinang Kau Dengan Bismillah itu dibuat memang untuk menyambut bulan Ramadhan. "Duet sama Rossa karena memang satu label. Kita juga merasa terpanggil setiap bulan puasa untuk melakukan ibadah, dan cari duit juga. Lagian juga nggak afdol kalau nggak keluarin single religi di bulan Ramadhan. Lagian singlenya juga sudah hampir selesai pengarapannya," ujar Enda saat ditemui di Studio Musica Perdatam, Jakarta, Jumat (6/5).
[Info untuk Anda: "Semua berita KapanLagi.com bisa dibuka di ponsel. Pastikan layanan GPRS atau 3G Anda sudah aktif, lalu buka mobile internet browser Anda, masukkan alamat: m.kapanlagi.com"]
Berduet dengan Rossa diakui oleh para personil Ungu bukanlah menjadi sebuah kesulitan. Pasalnya, beberapa kali Ungu memang pernah berduet dengan mantan istri Yoyo Padi itu.
"Rossa senang duet sama kita. Ini udah keberapa kali duet sama dia. Jadinya seru-seruan sajalah, ya reunilah, pokoknya sudah saling ngertilah," ujar Pasha.
Lalu, bagaimana lagu religi yang akan dinyanyikan Ungu bisa terbuat?
"Proses pembuatannya memang masih kayak kemaren-kemaren. Semuanya dibahas bareng-bareng dengan teman-teman Ungu. Makanya kita memiliki kesepakatan karena sudah saling memberikan pandangan masing-masing," ujarnya.  (kpl/adt/bun)

Tuesday, 31 May 2011


Lupakan Wmbley,United tatap masa depan


MANCHESTER - Manchester United mencoba melupakan kekalahan di Stadion Wembley. Sir Alex Ferguson berjanji akan membangun kekuatan, dan lebih peduli kepada pemain muda.

Meski Setan Merah mengalami kekalahan pada final Liga Champions, namun itu tidak mengurangi meriahnya parade gelar juara Premier League yang ke-19 kali di kota Manchester, Inggris. Ribuan fans United tetap mengelu-elukan Nemanja Vidic dkk.

"Ini apa sebenarnya Manchester United. Fans memperlihatkan loyalitas yang sangat fantastis. Meski cuaca buruk, namun fans tetap ada di sini," demikian komentar Sir Alex kepada MUTV dalam perayaan gelar juara, Selasa (31/5/2011).

"Yang sangat mengesankan adalah jumlah anak-anak yang ada di sini. Ada banyak sekali ayah bersama anak mereka, yang masih berumur satu atau dua tahun, sedang duduk di bahu mereka. Itu adalah masa depan Manchester United, anak muda," tegasnya.

Memang, para pecinta Setan Merah masih sulit melupakan kekalahan di final Liga Champions dari Barcelona. Namun, Ferguson sadar, Vidic dkk sudah berusaha keras untuk mengimbangi permainan jawara Spanyol itu.

"Orang harus mengerti mekanisme industri yang sedang kami bangun. Kami hanya boleh melatih pemain muda sekira satu jam. Sedangkan Barcelona, bisa melatih pemain muda setiap jam setiap hari. Itu adalah keuntungan Barcelona, sehingga memiliki filosofi fantastis," puji Ferguson.

"Oleh sebab itu, kami berharap dalam beberapa tahun mendatang, pelatih kami bisa menghabiskan waktu dengan pemain muda untuk melatih mereka basik, kemampuan teknis dan kepercayaan untuk mempertahankan bola setiap waktu," lanjut pelatih asal Skotlandia.

"Kami memang bagus dalam mempertahankan bola, tapi kami tidak sebagus Barcelona untuk sementara ini. Ini adalah sebuah tantangan luar biasa. Kami selalu menerima tantangan," tandasnya

Saturday, 28 May 2011


Purple Love



poster film
Sutradara Guntur Soeharjanto
Produser Chand Parwez Servia
Penulis Cassandra Massardi
Pemeran Pasha
Nirina Zubir
Kirana Larasati
Qory Sandioriva
Makki
Onci
Enda
Rowman
Henidar Amroe
Unang
Imey Liem
Djenar Maesa Ayu
Musik oleh Tya Soebiyakto
Penyunting Cesa David Luckmansyah
Ryan Purwoko
Distributor Starvision
Tanggal rilis 12 Mei 2011
Durasi 99 menit
Negara Indonesia
Purple Love adalah film drama Indonesia yang dirilis pada 12 Mei 2011 dengan disutradarai oleh Guntur Soeharjanto yang dibintangi oleh Ungu dan Nirina Zubir.

Sinopsis

Malam itu seharusnya menjadi malam paling indah dalam hidup Pasha. Bersama sahabat-sahabatnya, Makki, Onci, Rowman dan Enda, Pasha sudah merencanakan untuk melamar kekasihnya Lisa (Qory Sandioriva). Namun ternyata, di hari yang sama juga, Lisa memutuskan hubungan karena memilih untuk bersama laki-laki lain. Pasha pun shock dan patah hati. Makki pun mempunyai ide untuk menghubungi sebuah agency yang bekerja untuk mengembalikan motivasi orang.
Agency ini dimiliki oleh Talita (Nirina Zubir), seorang gadis cantik yang eksentrik. Talita menyanggupi untuk mengembalikan Pasha kembali seperti dulu. Ia pun dengan berbagai caranya yang unik berhasil membuat Pasha mau bangkit, tapi tetap saja tidak bisa menyembuhkan patah hati Pasha. Akhirnya Talita berkesimpulan, Pasha baru akan bisa sembuh total kalau berhasil menemukan cinta yang baru. Talita pun menjodohkan Pasha dengan kliennya yang lain, Shelly (Kirana Larasati), seorang gadis lucu naif dan sangat romantis.
Tapi ternyata nasib berkata lain. Shelly justru jatuh cinta dengan Onci, dan Onci juga merasakan hal yang sama. Merasa tidak enak dengan Pasha dan teman-temannya, Onci dan Shelly pun backstreet. Talita pun kebingungan saat Shelly menyatakan tidak mau dijodohkan dengan Pasha. Maksud hanya ingin menghibur Pasha, Talita menyadari kalau ia sebetulnya mencintai Pasha. Pasha sendiri, yang tidak tahu kalau selama ini Talita menjalankan tugas dari teman-temannya, betul-betul mulai merasa jatuh cinta dengan Talita.
Pasha pun melamar Talita. Semua sepertinya berjalan sempurna untuk Talita. Akhirnya ia bisa mendapatkan cinta sejati. Namun semua berubah saat Lisa kembali untuk Pasha. Sepertinya tugas Talita, yaitu mengembalikan kebahagiaan Pasha dengan memberinya cinta akan bisa diselesaikan dengan kembalinya Lisa.[1]

Pemeran

  • Pasha - Pasha
  • Onci - Onci
  • Makki - Makki
  • Rowman - Rowman
  • Enda - Enda
  • Talita - Nirina Zubir
  • Lisa - Qory Sandioriva
  • Shelly - Kirana Larasati


Arlonsy Miraldi (Oncy)


Onci
Latar belakang
Nama lahir Arlonsy Miraldi
Nama lain Onci
Lahir 2 Oktober 1982 (umur 28)
Bendera Indonesia, Indonesia
Hubungan
Arlonsy Miraldi (lahir di Palu, 2 Oktober 1982; umur 28 tahun) alias Onci adalah gitaris Ungu. Onci bergabung pada tahun 2003, yang sebelumnya bergabung dengan band Funky Kopral, merupakan personil terakhir yang bergabung dengan Ungu. Dikenal sebagai gitaris yang energik dan bermusikalitas baik, kehadiran Onci menjadi nilai tambah bagi Ungu.
onci juga pernah berduet dengan Reza trezzlle di tahun 2002 tapi tak lama kemudian Rezza menggantikan Trison Manurung di eDANe . akhirnya Onci bertemu dengan sahabat lama sigit atau sapaan akrab Nya pasha dan bergabung di group band ungu bersama. Makki di Bass,Pasha Vokal,enda gitar,onchi gitar,Rohman drum,dan ryan warwer Keybord.karna perbedaan perinsip ber musik, di album ke 2 Ryan memutuskan hengkang Utuk meneruskan bakat nya di Balap. posisi ryan pun tak terganti untuk menghargai jasa jasa nya.
Onci sempat digosipkan dekat dengan aktris Kiki Amalia.[1] Namun kabar tersebut ditepis oleh Onci yang mengaku hanya mengenal Kiki saat umroh bersama Ungu. Onci pun mengaku telah memiliki pacar.[2]

Filmografi